Modif Mazda2 2010, Pilot Project
Supaya aroma racing makin kental, Aryo melapis bodi putihnya dengan sticker berbahan Oracal warna kuning. “Semua dikerjakan di Wien’s sticker Pluit, paling susah sih pas masang di bagian bumper depan. Soalnya banyak lekukan dan juga lubang-lubang, karena gue maunya semua tanpa sambungan,” ujar pria murah senyum ini.
Di sektor kaki-kaki, Aryo memasangkan satu set coilover Tanabe Sustec Pro yang dibelinya seharga Rp 11,8 juta yang bisa di-adjust sampai mobil nempel tanah. “Kalau sehari-hari gue selalu di posisi tertinggi, soalnya takut enggak bisa masuk komplek rumah,” ujarnya. Urusan penghenti laju juga dipikirkan oleh Aryo. Sepasang brake kit dari Wilwood seharga Rp 13,5 juta disematkan di kaki-kaki depan. “Pasangnya tinggal bikin bracket dari bahan besi untuk dudukan kalipernya, biaya pasangnya sekitar Rp 1,5 juta di bengkel Rosella Pluit,” Tambah Aryo.
Terakhir, pilihan velg jatuh pada Work Emotion 17x7,5 inci.yang dibeli langsung dari Jepang. “Pas ada temen yang mau masukin, gue nitip velg ini yang seharga Rp 14 juta, untuk bannya gue pake Achilles ukuran 205/40R17,” ujar cowok yang hobinya jalan-jalan ini.
STAGE ONE
Walaupun tampilan luar sudah sangar, namun tidak banyak perubahan dari sektor mesin, Aryo hanya mengganti open air filter kit buatan GReddy, selain itu untuk memperbesar api pembakaran, busi diganti dengan NGK Iridium. Untuk menstabilkan tegangan listrik dipasangkan ground wire dari HKS. Terakhir, muffler GReddy Titanium Beat Max untuk Mazda2 yang langsung plug and play. “Untuk mesin gue sengaja belum mau porting polish, soalnya masih nunggu turbo kitnya,” tutup Aryo.
Velg Work Emotion XD9 17x 7,5 inci offset 42, ban Achilles ATR Sport 205/40R17, lugnut brake kit Wilwood 4 pot, coilover Tanabe Sustec Pro, strut bar Tanabe, body kit custom, engine hood carbon, side mirror carbon, rear diffuser carbon, roof spoiler carbon, open air kit GReddy Trust + air box intake, HKS ground wire, busi NGK Iridium, HID 3000K Autovision

Tidak ada komentar:
Posting Komentar